Tampilkan postingan dengan label soulnation. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label soulnation. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Maret 2010

How Do I Feel (ga main di JJF)


Hey good people,
Ga seperti biasanya, bulan maret ini gue nyantai..normalnya tiap tahun mulai dari februari gue udah ribet sama yg namanya Java Jazz Festival. Kaya 2 tahun terakhir ribetnya kerasa banget karena gue main di solo show ditambah beberapa featuring appearances bareng Cindy Bernadette, Tohpati, Pasto, Barry Likumahuwa, dll.
Tahun ini gue ga main, dan sebagian besar tau kenapa. Apakah gue menyesal? Tidak sama sekali. Apa yang gue katakan di Soulnation 09 masih gue yakini sebagai kebenaran yang harus gue katakan. Kalaupun efeknya adalah gue ga main di JJF tahun ini, dan mungkin seterusnya..i dont mind.
Walaupun memang hati gue sedih, karena buat yang tau gue cukup lama kalian pasti tau betapa pentingnya buat gue untuk main di acara2 sekelas JJF. This is my playground, my stage to bring out the best of me. Hiphop on a different level. But anyway, que sera sera..I took a risk and now im livin with the consequence.
For those of you goin to JJF, i hope u have a good festival..

J

Senin, 02 November 2009

Apa Yang Terjadi di Soulnation 09



Mungkin kalian udah denger berita entah dari mana, kalau terjadi sedikit kontroversi selama show gue di Soulnation Festival 09 (SF). Gue akan jelasin sedikit, inti2nya aja, karena gue ga mau kalian punya persepsi yang salah terhadap hiphop dan musisi lokal.
Iya, gue memang melakukan aksi protes di panggung gue, tepat sebelum lagu terakhir dimana gue berkolaborasi dengan all starnya musisi cinta negeri: Ras Muhamad, Kunokini dan Saykoji.
Gue membacakan puisi yang gue bisa yakinkan kalian semua, isinya sopan walaupun tajam. U know me, i never cursed in my songs or on stage. Selesai aksi itu gue melihat tanda2 performance gue akan distop panitia, sehingga gue lari meninggalkan stage dan mengambil tiang bendera merah putih yang sempat gue taruh ditengah stage pas awal opening show gue.
Gue balik ke panggung sambil mengibar-ngibarkan bendera merah putih dan berteriak merdeka, sambil Ras Muhamad, Bismo Kunokini dan Saykoji ganti2an freestyle di lagu "Rasa Sayange".
Selesai itu semua, gue akhiri performance dengan mengucapkan terima kasih dan "sampai bertemu di acara lain".
Tiba2 pas gue turun stage, ada panitia yang kebetulan gue kenal mendatangi gue dan mendesak gue untuk ikut kebelakang panggung dan "ngobrol2"
Gue udah tau praktek yg kaya gini dari jaman SMA, cuma bedanya biasanya itu terjadi pas gue turun bus/angkot di pinggir jalan, ini terjadinya di "festival kelas internasional"
Singkatnya selama kurang lebih 30 menit gue diberondong pertanyaan dalam formasi 4 lawan 1 oleh panitia termasuk pimpinan2 tertingginya.
All i could say was, i believe i did the right thing. Kalo lo liat performance gue kemarin, ini bukan sombong, tapi gue yakin gue layak dapat promosi dan panggung yg lebih layak. Dan ini terjadi juga tahun lalu.
Jadi intinya adalah gue kecewa, dan gue berbicara, yg mengakibatkan mereka kecewa. Well, u cant please everybody right? I dont hate them, hope they dont hate me too.
Thats all i can share.
Mau angle yg berbeda? coba baca ulasan detailnya Pandji Pragiwaksono di www.pandji.com/soulnation09